| 0 comments ]

Iseng liat web-nya mbak Dian Sastro, dapet tulisan dibawah.. tulisan ini pertama kali terbit di Kompas tgl 14 Februari 2009, bagus banget salut buat Kompas dan Pak Herry Tjahjono, maaf ya Pak Herry tulisannya saya posting di blog saya, semoga Kompas dan Pak Herry tidak keberatan. Tulisannya memberikan semangat baru buat saya dan bisa melihat lebih jauh....


Melihat lebih jauh


oleh: Herry Tjahjono


Ada dua kisah nyata inspiratif yang akan saya adaptasi. Pertama tentang seorang tukang pipa (plumber). Alkisah, bos perusahaan otomotif terbesar di Jerman sedang pusing karena pipa keran airnya bocor, ia takut anaknya yang masih kecil terjatuh. Setelah bertanya ke sana-kemari, ditemukan seorang tukang terbaik. Melalui pembicaraan telepon, sang tukang menjanjikan dua hari lagi untuk memperbaiki pipa keran sang bos. Esoknya, sang tukang justru menelepon sang bos dan mengucapkan terima kasih. Sang bos sedikit bingung. Sang tukang menjelaskan, ia berterima kasih sebab sang bos telah mau memakai jasanya dan bersedia menunggunya sehari lagi. Pada hari yang ditentukan, sang tukang bekerja dan bereslah tugasnya, lalu menerima upah. Dua minggu kemudian, sang tukang kembali menelepon sang bos dan menanyakan apakah keran pipa airnya beres. Namun, ia juga kembali mengucapkan terima kasih atas kesediaan sang bos memakai jasanya. Sebagai catatan, sang tukang tidak tahu bahwa kliennya itu adalah bos perusahaan otomotif terbesar di Jerman. Cerita belum tamat. Sang bos demikian terkesan dengan sang tukang dan akhirnya merekrutnya. Tukang itu bernama Christopher L Jr dan kini menjabat GM Customer Satisfaction & Public Relation Mercedes Benz. Dalam sebuah wawancara, Christopher menjawab, ia melakukan semua itu bukan sekadar tuntutan after sales service atas jasanya sebagai plumber. Jauh lebih penting, ia selalu yakin tugas utamanya bukanlah memperbaiki pipa bocor, tetapi keselamatan dan kenyamanan orang yang memakai jasanya. Christopher melihat lebih jauh dari tugasnya.


Kisah lain. Ada juga kisah dari teman saya, James Gwee, tentang Mr Lim yang sudah tua dan bekerja "hanya" sebagai door checker (memeriksa engsel pintu kamar hotel) di sebuah hotel berbintang lima di Singapura. Puluhan tahun ia jalankan pekerjaan membosankan itu dengan sungguh- sungguh, tekun, dan sebaik-baiknya. Ketika ditanya apakah ia tak bosan dengan pekerjaan menjemukan itu, Mr Lim mengatakan, yang bertanya adalah orang yang tidak mengerti tugasnya. Bagi Mr Lim, tugas utamanya bukanlah memeriksa engsel pintu, tetapi memastikan keselamatan dan menjaga nyawa para tamu. Dijelaskan, mayoritas tamu hotelnya adalah manajer senior dan top manajemen. Jika terjadi kebakaran dan ada engsel pintu yang macet, nyawa seorang manajer senior taruhannya. Jika ia meninggal, sebagai decision maker, perusahaannya akan menderita. Jika perusahaannya menderita dan misalnya bangkrut, sekian ribu karyawannya akan menderita. Belum lagi keluarganya, termasuk anak istri manajer itu.


Demikian jauh pandangan Mr Lim, dan ia bukan sekadar door checker. Beberapa pelajaran Christopher L Jr dan Mr Lim relatif manusia sejenis. Keduanya bukan kelas manusia sedang atau biasa (good people). Mereka jenis "manusia besar atau manusia berlebih" (great people) meski jabatan atau pekerjaan formal di suatu saat demikian "rendah dan biasa saja". Sikap mental mereka jauh lebih tinggi dari jabatan dan pekerjaan formalnya.


Dua kisah itu memberikan beberapa pelajaran berharga. Pertama, untuk menjadi manusia besar tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan teknis seseorang mengerjakan tugasnya. Kemampuan dan kompetensi teknis (hard competence) boleh sama atau biasa saja, tetapi sikap mental atau soft competence yang lebih akan menentukan seseorang menjadi manusia besar atau tidak. Kedua, untuk bisa mempunyai soft competence dimaksud, kita perlu berontak dan bangun dari tidur panjang selama ini, keluar dari zona nyaman good. Sebagai manusia minimalis, pekerja atau pemimpin apa adanya (yang penting job description dijalankan), target kerja atau key performance indicator (KPI) tercapai, beres! Itulah tipikal manusia biasa saja. Upaya ini memerlukan pengorbanan diri sebab hanya dengan menjadi good people seperti selama ini saja, toh tak ada yang mengusik kita, tetap bisa bekerja dengan nyaman, dan seterusnya. Maka, pemberontakan untuk bebas dari kondisi good people itu harus dari diri sendiri dulu. Ingat petuah Jim Collins, good is the enemy of great. Ketiga, langkah lebih konkret selanjutnya adalah sikap mental untuk "melihat lebih"! Christopher L Jr plumber yang ingin memastikan kliennya nyaman dan selamat. Mr Lim door checker yang ingin menjamin tamu hotelnya terjaga nyawanya dari bahaya kebakaran. Melihat lebih jauh, beyond the job! Keempat, setelah mampu melihat lebih, barulah kita mampu "memberi lebih" (giving more). Hanya dengan melihat lebih dan memberi lebih, kita mampu menjadi manusia besar yang tidak hanya bekerja sebatas KPI. Kita akan mampu bekerja dengan memberikan key values indicator (KVI), nilai-nilai lebih, mulia, unggul, berguna bagi setiap pengguna atau penikmat hasil kerja kita. Itulah Christopher L Jr dan Mr Lim. Rindu pemimpin besar Betapa bangsa ini rindu seorang pemimpin hasil pemilu yang layak disebut pemimpin besar, great leader. Mereka yang kini sedang giat berkompetisi dan perang iklan dengan saling sorot KPI masing-masing. Perhatikan dengan saksama, maka segenap janji kampanye, termasuk realisasinya, konteksnya masih sebatas pemenuhan KPI. Ini berlaku baik bagi yang masih berkuasa maupun mantan dan juga calon yang baru. Semua bicara tentang KPI kepemimpinan, belum menyentuh KVI kepemimpinan. Para pemimpin dan bahkan kita semua demikian bangga dan terpesona sendiri saat mampu memenuhi "KPI kehidupan" kita masing-masing, yang biasanya memang bersifat kuantitatif, materiil, dan mudah diukur. Padahal, untuk menjadi great people, great leader, great father, great manager, dan seterusnya, lebih diperlukan kemampuan mempersembahkan "KVI kehidupan" kita, yang biasanya justru tidak mudah diukur. Bangsa ini sangat memerlukan Christoper L Jr dan Mr Lim sebanyak mungkin dan sesegera mungkin. Sebagai catatan akhir, seorang office boy yang mampu mempersembahkan KVI nilainya tak kalah dengan seorang CEO yang hanya memberikan KPI-nya. Jika kita "mau" melihat lebih jauh, kita akan "mampu" melangkah lebih jauh.


Herry Tjahjono


Corporate Culture Therapist & President The XO Way, Jakarta

Readmore »»
| 1 comments ]

Berikut contoh instalasi Mikrotik sebagai web proxy dan router di Warnet menggunakan Komputer Virtual.
Alokasi IP dari Provider Internet :

- IP Address : 10.1.35.1

- Netmask : 255.255.255.252

- DNS 1 : 21.65.83.100

- DNS 2 : 21.65.100.83

Alokasi IP LAN : 192.168.1.0 / 24



Tahapan Awal :

  • Install Virtual PC di Komputer Billing Server, Virtual PC bisa di download di webnya microsoft
  • Setting IP Komputer Billing sebagai berikut :
    1. IP Address : 192.168.1.253
    2. Netmask : 255.255.255.0
    3. Gateway : 192.168.1.254
    4. DNS 1 : 21.65.83.100
    5. DNS 2 : 21.65.100.83

  1. Setting IP PC Station sebagai berikut :
    1. IP Address : 192.168.1.1
    2. Netmask : 255.255.255.0
    3. Gateway : 192.168.1.254
    4. DNS 1 : 21.65.83.100
    5. DNS 2 : 21.65.100.83

Setelah berhasil instalasi virtual PC, selanjutnya instalasi dan setting mikrotik :

  • Download file iso Mikrotik di web Mikrotik Indonesia
  • Aktifkan aplikasi virtual PC, setup virtu al PC baru dg type Linux atau sejenis, setting RAM menjadi 128 - 512 MB (tergantung besarnya RAM yg terpasang di Komputer Billing, beri nama Mikrotik
  • Jalankan virtul pc Mikrotik dan arahkan CD ke file iso Mikrotik yang sudah di simpan di harddisk
  • Setelah proses booting selesai, muncul pilihan paket-paket yang akan diinstall.


Pilih paket-paket berik ut :
    • System
    • Dhcp
    • Advanced-tools
    • Routerboard
    • Routing-test
    • User-manager
    • Webproxy-test
    • Sycurity
    • Synchronous
  • Setelah memilih paket yang akan diinstal, tekan tombol 'i', setalah itu tekan tombol 'y', lalu tekan tombol 'y' lagi untuk melanjutkan instalasi
  • Proses instalasi mikrotik



  • Proses instala si selesai, te kan enter untuk reboot virtual PC
  • Jika proses instalasi sudah berhasil, maka akan muncul tampilan login Mikrotik. Masuk kan username : admin dan password dibiarkan kosong.

  • Konfigurasi IP Mikrotik
    • ip address add interf ace=ether1 address=192.168.1.254/24

    • ip address add interface=ether1 address=10.1.35.2/30

  • Setting default gateway
    • ip route add gateway=10.1.35.1

  • Setting DNS
    • ip dns set primary-dns=21.65.83.100

    • ip dns set secondary-dns=21.65.100.83

  • Setting NAT, agar computer client bisa terkoneksi ke internet
    • Ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.1.0/24 action=masquerade

  • Setting mikrotik via Winbox, winbox dapat di download di web Mikrotik Indonesia
  • Jalankan Winbox di Komputer Billing


  • Isi Connect to : 192.168.1.254, login : admin dan password biarkan kosong
  • Jika login berhasil, akan muncul tampilan berikut :
m4.JPG
  • Untuk setting web proxy, klik IP --> Proxy

m5.JPG

  • Klik Setting

m6.JPG

    • Centang "enabled"
    • Isi port : 8080
    • Isi Maximum Disk Cache Size : 100000000 atau pilih "unlimited"
    • Centang Cache Only On Disk
    • Klik OK
  • Setting tambahan untuk web proxy :
    • Blok telnet, ssh, dan spam-email relaying. Caranya klik IPà Proxy, pada tab "access" tekan tombol '+' untuk menambah aturan web proxy, isi seperti gambar dibawah:

m7.JPG

  • Untuk mencegah web proxy digunakan oleh orang lain (open proxy), klik tab "chace" kemudian tekan tombol '+' untuk menambah aturan, isi seperti gambar dibawah:

m8.JPG

  • Menambah NAT untuk mengarahkan client ke web proxy, klik "new terminal" kemudian masukkan command berikut :
    • ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=3128 action=redirect to-ports=8080
    • ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080
    • ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=8080 action=redirect to-ports=8080

Setting mikrotik sudah selesai, sekarang tinggal coba test internet di Komputer Billing dan Client. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat..

Readmore »»
| 0 comments ]

Domain Name adalah penamaan suatu alamat (komputer sercer) pada suatu jaringan komputer ataupun internet yang memudahkan kita untuk mengingatnya. Domain name terdiri dari nama perusahaan lalu nama organisasi dan nama negara, sehingga menerangkan hirarki dari mesin tersebut.
Contoh : domain name RADNET adalah rad.net.id

  • rad = nama perusahaan, yaitu RADNET
  • net = nama organisasi, yaitu internet
  • id = nama negara, yaitu Indonesia
Beberapa nama yang digunakan untuk domain :
  • com : untuk perusahaan atau badan komersial, contoh : apple.com
  • edu : untuk institusi pendidikan, contoh : nyu.edu (New York University)
  • gov : untuk kalangan pemerintahan (government) , contoh : nasa.gov
  • mil : untuk kalangan militer, contoh : af.mil (Angkatan Udara Amerika)
  • net : untuk host yang mengatur jaringan, contoh : near.net
  • org : untuk organisasi swasta/sosial, contoh : undp.org
Contoh beberapa negara yang mempunyai top domain :
  • .au : Australia
  • .ca : Canada
  • .fr : France
  • .id : Indonesia
  • .uk : United Kindom (Inggris)
  • .nl : Netherlang (Belanda)
Daftar lengkap domain negara-negara yang lainnya dapat dilihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Nama_domain

Readmore »»
| 0 comments ]

Jadi inget waktu pertama kali kenal yang namanya Internet, kalau nggak salah sekitar tahun 1999 waktu kerja di sebuah perusahaan Telekomunikasi di Surabaya. Kesan pertama, puyeng.. mana yang harus di klik yah :D.. setelah lancar ber-internet ria dan chating di mirc, gw bener2 kagum dg Internet. Begitu banyak ilmu yang bisa kita dapat di Internet.

Ada 1 pertanyaan yang muncul pada saat itu, gimana yah sejarahnya Internet??
Berikut sedikit ulasan mengenai Internet dan Sejarahnya... semoga bermanfaat.

INTERNET lahir ketika ARPAnet (Advanced Research Project Agency) disponsori oleh Defence Advanced Research Project Agency (DARPA) Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 membuat jaringan kompter yang tersebar untuk menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi bila satu bagian dari sambungan network terganggu dari serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis dipindahkan ke sambungan lainnya.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, dan University of UTAH, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi INTERNET.

Setelah itu internet digunakan oleh kalangan akademis (UCLA) untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknoogi, dan baru setelah itu Pemerintah Amerika Serikat memberikan ijin ke arah komersial pada awal tahun 1990.

Ringkasan Sejarah:
  • 1960 : Para ahli mulai melakukan research untuk menghubungkan system dalam sebuah jaringan
  • 1965 : Ted Neslon mengeluarkan istilah "hypertext"
  • 1969 : ARPAnet menghubungkan jaringan UCLA, University of California at Santa Barbara, University of Utah, and Stanford Research Institute
  • 1972 : Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet"
  • 1972 - 1974 : Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
  • 1975 : Departemen Pertahanan Amerika mulai mengelola internet
  • 1979 : USENET mulai menawarkan system newsgroup secara global
  • 1981 : BITNET (Because It's Time Network) mulai menawarkan e-mail (surat elektronik) dan mailing-list. CSNET (Computer Science Network) menawarkan koneksi dial-up untuk mengirimkan e-mail. Masyarakat mulai bisa akses internet lewat komputer desktop.
  • 1982 : Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
    Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
  • 1983 : MILNET dan DDN (Defense Data Network) memisahkan diri dari ARPANET
  • 1984 : Mulai dikenalkan Domain Name Server (DNS)
  • 1986 : Mulai beroperasinya The Cleveland FreeNet
  • 1987 : The National Science Foundation (NSF) menandatanganin kontrak sebesar 14 juta dollar dengan IBM, MCI dan Michigan Educational Research Information Triad selama 5 tahun untuk mengatur jaringan mereka
  • 1988 : Robert Morris, Jr meyebarkan "worm" (virus) ke internet. Banyak komputer di dunia yang mengalami gangguan akibat serangan worm ini.
  • 1990 : CERN (The European Particle Physics Laboratary at Switzerland) mulai mengembangkan World Wide Web (www)
  • 1991 : NSF mulai menggunakan CC-Mail
  • 1992 : Kongres Amerika menetapkan National Researh and Education Network (NREN) sebagi visi jaringan nasional untuk melayani komunitas pendidikan dan penelitian.
  • 1993 : Presiden Bill Clinton menjadi presiden pertama Amerika yang menggunakan internet untuk megirimkan pesan. Alamat emailnya president@whitehouse.gov.
  • 1994 : Digital video dan audio mulai di kirim lewat internet
  • 1995 : The DoD Schools di Okinawa membangun koneksi internet
Sekarang.. Internet menjadi kebutuhan utama masyarakat dunia, thanks ARPANET.. berkat dirimu ogut bisa ber-blog ria :D

Readmore »»